Nerazzurri Menang 3-0 di Olimpico Jelang Final Coppa Italia – Inter Milan berhasil membungkam Lazio dengan skor telak 3-0 dalam pertandingan giornata ke-35 Serie A 2025/26 yang berlangsung di Stadion Olimpico, Roma. Kemenangan tandang ini menjadi suntikan kepercayaan diri besar bagi Nerazzurri yang akan menghadapi tim yang sama dalam perebutan trofi Coppa Italia.
Pasukan asuhan Simone Inzaghi tampil dominan sejak awal pertandingan. Ketajaman lini serang Inter tidak bisa dibendung oleh barisan pertahanan Lazio. Hasil 3-0 ini semakin kokoh setelah sebelumnya Inter juga berhasil mengalahkan Lazio di kandang sendiri[. Pertemuan semusim ini seolah menjadi “pemanasan” yang sempurna jelang duel sesungguhnya.
Gaya Main Antara Pertandingan Liga dan Final
Hasil mencengangkan di kandang lawan tentu menjadikan Inter sebagai favorit bonus new member mutlak. Namun sejarah Coppa Italia sering kali berbicara lain. Final adalah panggung yang berbeda dengan tekanan yang sangat tinggi.
Kemenangan besar justru bisa membuat Lazio bermain dengan beban yang lebih ringan. Sebaliknya, Inter dituntut untuk bisa mengulang performa apiknya di laga yang paling menentukan. Pertahanan Nerazzurri yang selama ini solid akan diuji habis oleh motivasi tinggi tuan rumah yang ingin membalas kekalahan telak.
Target Double Winner dan Ancaman Cedera
Kemenangan ini membuat Inter kian percaya diri untuk mengunci musim dengan gelar ganda (double winner). Setelah sukses memastikan Scudetto (gelar juara liga), target mengangkat Coppa Italia sudah di depan mata.
Namun di balik euforia tersebut, ada kabar kurang menggembirakan. Inter Milan terancam tidak akan diperkuat penyerang andalannya, Marcus Thuram, dalam final nanti. Penyerang asal Prancis itu dikabarkan mengalami cedera saat menjalani sesi latihan dan diprediksi spaceman sulit pulih tepat waktu untuk laga di Olimpico, Kamis (14/5/2026) dini hari WIB .
Absennya Thuram (yang sudah mengoleksi 6 gol dan 2 assist sebulan terakhir) tentu menjadi pukulan telak bagi lini serang . Selain Thuram, kondisi gelandang andalan Hakan Calhanoglu juga masih diragukan karena belum berlatih bersama tim .
Jika dua pilar penting itu benar-benar absen, fans Nerazzurri berharap rekan setim mereka bisa “memanaskan” mesin gol di laga terakhir ini. Momentum dan mental juara akan menjadi penentu pada pertandingan final nanti. Kemenangan 3-0 menjadi bekal psikologis berharga, Liga Europa adalah target balas dendam bagi Lazio.